Sabtu, 23 April 2011

Arti Rumah dalam Status Sosial

Rumah dalam arti umum merupakan suatu bangunan yang dijadikan tempat tinggal manusia selama jangka waktu tertentu, yang berfungsi untuk melindungi kita dari panasnya matahari, hujan dan angin. Rumah juga salah satu tempat di mana kita menjalankan segala aktivitas seperti makan, tidur, belajar, berkumpul dengan keluarga dan lain-lain. Sebagus atau seburuk apapun rumah kita, kita akan merasa nyaman apabila berada di rumah kita sendiri bukan? Rumah sudah seperti istana kita sendiri dimana kita bisa melakukan hal-hal yang belum tentu bisa kita lakukan di tempat lain. Sebagian besar manusia juga memandang rumah dalam fungsinya sebagai pemenuhan kebutuhan sosial budayanya dalam masyarakat.
Pengertian status sosial sendiri adalah sekumpulan hak dan kewajiban yang dimiliki seseorang dalam masyarakatnya. Dalam struktur masyarakat, orang yang memiliki status sosial yang tinggi akan di tempatkan lebih tinggi di bandingkan dengan orang yang status sosialnya rendah. Bangunan rumah orang-orang yang tergolong dalam kelas menengah keatas dan menengah kebawah pasti mempunyai perbedaan. Contohnya rumah para pejabat tinggi dengan rumah karyawan biasa. Dari contoh tersebut bisa kita simpulkan bahwa keadaan ekonomi dapat mempengaruhi status sosial seseorang dalam masyarakat sekitar.

sumber :http://abaslessy.wordpress.com/2010/10/19/fungsi-rumah-dalam-status-sosial-masyarakat-sekitar/

Fungsi Rumah Dalam sosial masyarakat umum

Rumah sangat penting bagi masyarakat karena rumah sebagai tempat huni,berteduh,dan berlindung.Begitu juga dengan "Fungsi Rumah Dalam Status Sosial Masyarakat" fungsi rumah juga ada bermacam2 ada yang berfungsi sebagai sekolah,rumah sakit,tempat usaha,Dll itu semua tergantung dari pemilik rumah itu sendiri.
Pengertian status sosial sendiri adalah sekumpulan hak dan kewajiban yang dimiliki seseorang dalam masyarakatnya. Status sosial ini kemudian menggolongkan masyarakat itu menjadi lapisan-lapisan sosial tertentu seperti status sosial tinggi, menengah, dan rendah. Pembedaan ini disebut stratifikasi sosial yang terjadi karena adanya kelompok-kelompok dan struktur yang berbeda dalam masyarakat. Sebagai anggota kelompok seseorang mempunyai suatu kedudukan tertentu dalam kelompoknya. Kedudukan tersebut merupakan status seseorang di dalam kelompoknya.
sumber : http://difocool.blogspot.com/2011/03/fungsi-rumah-dalam-status-sosial.html

Fungsi Atap Rumah Gadang Dalam Arsitektur Anti Gempa

Arsitektur Bangunan -  Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau) yg telah lama dipakai di Sumatera Barat ternyata menunjukkan masyarakat setempat telah lama mengadopsi teknik arsitektur bangunan tahan gempa. Para pakar selama ini mengenal Rumah Gadang merupakan salah satu konstrusi ber arsitektur bangunan tahan gempa.
Demikian kata pakar ilmu arsitektur dari Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Bung Hatta, Dr Eko Alvares, di Padang. Tahan gempa ini karena arsitektur Rumah Gadang memiliki keunikan bentuk pada atap yg menyerupai tanduk kerbau dibuat dari bahan ijuk. Bentuk badan rumah segi empat dan membesar ke atas (trapesium terbalik).
Eko menambahkan atap Rumah Gadang melengkung tajam seperti bentuk tanduk kerbau yg sisinya melengkung ke dalam. Sedangkan bagian tengahnya rendah seperti perahu dan secara estetika merupakan komposisi yg dinamis. ”Desain arsitektur bangunan seperti ini, menurut para ahli arsitektur bangunan, merupakan konstruksi bangunan tahan gempa,” katanya.
Rumah Minang disebut Rumah Gadang (rumah besar) bukan karena bentuk fisiknya yg besar. Melainkan, itu karena fungsi dari bangunan adat budaya Minangkabau ini.
Di samping sebagai tempat tinggal, Rumah Gadang juga digunakan sebagai tempat musyawarah keluarga. Rumah tersebut juga digunakan untuk tempat mengadakan upacara-upacara, pewarisan nilai-nilai adat, dan reprsentasi budaya matrilineal.
Sebagai tempat tinggal, Rumah Gadang memiliki tata aturan yg unik. Penghuni perempuan, yg telah bersuami, mendapat jatah satu kamar. Perempuan yg paling muda itu mendapat kamar yg paling ujung dan akan pindah ke tengah jika ada perempuan lain atau adiknya yg bersuami.
Sedangkan, perempuan tua dan anak-anak memperoleh tempat di kamar dekat dapur. Gadis remaja memperoleh kamar bersama pada ujung yg lain. Untuk laki-laki tua, duda, dan bujangan, mereka tidur di surau milik kaumnya masing-masing.
Sumber: republika.co.id
http://irengputih.com/fungsi-atap-rumah-gadang-dalam-arsitektur-anti-gempa/2582/

Sabtu, 02 April 2011

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN BUDAYA DALAM LINGKUP ARSITEKTUR


Secara umum Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Budaya memiliki beberapa unsur :
1. Sistem agama
2. Politik
3. Adat istiadat
4. Bahasa
5. Perkakas
6. Pakaian
7. Bangunan
8. Karya seni.
Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai
1) penganut kebudayaan,
2) pembawa kebudayaan,
3) manipulator kebudayaan, dan
4) pencipta kebudayaan.
Disini akan membahas unsur budaya bangunan dan karya seni, atau lebih tepatnya dikatakan sebagai system ARSITEKTUR. Dalam konteks ini bisa diambil dari system rumah adat jawa tengah (joglo).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7VSweHmENEYpM1L8HNatYZguYv4tD5QpI1xwYSFTdTk7rS21LDnusVEi4i6Odcf8Bx63-zUUV70lGhpZaJJicAe6jy-Wz8BmAa6AjcZd0Gbpc4dww8EvPp4rgstHPr4GDXnJQcagZnyT_/s320/index.jpeg




Budaya arsitektur rumah joglo:
- Panggang-pe, yaitu bangunan hanya dengan atap sebelah sisi.
- Kampung, yaitu bangunan dengan atap 2 belah sisi, sebuah bubungan di tengah saja.
- Limasan, yaitu bangunan dengan atap 4 belah sisi, sebuah bubungan de tengahnya.
- Joglo atau Tikelan, yaitu bangunan dengan Soko Guru dan atap 4 belah sisi, sebuah bubungan di tengahnya.
- Tajug atau Masjid, yaitu bangunan dengan Soko Guru atap 4 belah sisi, tanpa bubungan, jadi meruncing.

sumber : http://kayukecil.blogspot.com/2011/03/secara-umum-budaya-adalah-suatu-cara.html

Arsitektur sebagai unsur kebudayaan merupakan salah satu bentuk bahasa nonverbal manusia, alat komunikasi manusia nonverbal ini mempunyai nuansa sastrawi dan tidak jauh berbeda dengan sastra verbal. Arsitektur itu sendiri dapat dipahami melalui wacana keindahan, sebab dari sanalah akan muncul karakteristiknya. Dalam naskah kuno sastra jawa dan kitab lontara Bugis dapat ditemukan hubungan relevansi antara lingkungan kehidupan budaya manusia dengan rumah adat yang diciptakannya.

 

Manusia , Budaya dan Arsitek

 

A.     Pengertian Manusia

 

Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieIFFbLt2xnUsM6tulgzPeW8XeMncny37UdatzWXKGkVGFpoghpwEkFSnonmrk-cnCJgesOjsMqDiq8EzN0QIf5sJVlEwMHuSHAeQahwAfZi93nUnZwQ7T2TaW6coY24JNkewCBc-N7EN7/s320/350x400-laughing-children.jpg

                  

Sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluh hudup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologimya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

B.     Pengertian Budaya

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani.

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhm-4f_vZeClNlzUnWjiN1Pi762iBsSScBttl6375tbtQKnlyj_nlRzQdAvE0IgVVBim4Rp1tkIrEFdle-hnS8DIzdRyPrLlUVG4J2dN1hzovhj4im2MTJcWFsGsmMjuVETfXbwfh8znig6/s400/indonesia_budaya.jpg

                

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyuYpXTD1mCXhset6PBw3EQv1nxuTF66V3wZjcUH9xa14f4Dc8FptmSrY4DzM1hwi3vw1aRA7DoqfOzP7xccr7YtkkX5SLiZjbOMNCmAxiRezNNrmg8d8Af6JtGEBkjGya44hyphenhyphen_NRphnNq/s400/wayang.jpg

     

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

  1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
    • alat-alat teknologi
    • sistem ekonomi
    • keluarga
    • kekuasaan politik

 

  1. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
    • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
    • organisasi ekonomi
    • alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
    • organisasi kekuatan (politik)

     Contoh Rumah/Bangunan Kebudayaan Indonesia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPNFY8VRUOjJhPAGaf03p5Mf_J731fq90zuoK5uadgrDFdLf7dMOIZL8V1eSfrDeYjdyYplgnH1hZcDiT-RbQeqmmWyzafoYNcKayASc-g48KiecfxbYIckYEIhTjv_VhEM-HeuBiNWQXA/s400/sum_minangkabau.jpg

 Rumah Gadang

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4UebPy9p_duRpAgrRzh7Afe4uvdLr8kjWTKJSbYqkcQ7HVtz4F_60XtLr9WGFeth2LnquBCP6ALAdKbOeu3dCbOxpNPLbcYcIu88gMHQIY_Oz6vVtf7yt98M62tYPU7R07Zv9Kkc7m4io/s400/detik__DSC3055.JPG

 Rumah Sauraja

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0XlsP8gOvey_oKobhP4NDMX66o-ocJgt8E1ZKuD_ckHw_43el_ZPnphckKmV7pcyd6-fI2m4SJ91qPymH3MmRhCANYVbBIT1QhlcLH2DhwlOdekwSOzbOngMZjWQUDkwVJ8zw2GIPOHH9/s400/Honai+house+Irian+Jaya+Indonesia.jpg

 Rumah Honai

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTQmuNUvJApcPAaY-gUEuOUyKEpnZUVv4igfa0PQ3iw5tMJWFa7FpO-CxI1HOjCKa1F7ywZZOqohAuFJ0hQ1SmHLT49ZNa1uVIYeUOdWTrBf3IePid48Vxd-NIiuRQ9_5ld2wHKHhHx4a0/s400/Rumah+banjar.jpg

 Rumah Banjar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWbFsHvf_1ZYCpJ5yxiVTS3z0GVZ_qc-wnexrGlqG6re87HxY8AbdHwVoWuxmmzzcf9-esHAniFp-V77YZYwVdAmyaLY9xBWava65mymBvbFPRQkRQqSyc09o0ihATpcmSMZ4nJNOo6wpc/s400/rumah-joglo.jpg

 Rumah Joglo

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyy9rYdOVGuJv6EhZj3yxGoSaXYbLlbj9AcADAXig4iJSj_IvutjZqQx2xUnQ0kzlfwC2gFukqTz3d5nbplYiG3j7eE6tUOBUDa1aCbhaicNquZBuuKusTQLfimZapoRabWJyUzeReiaQE/s1600/rumah-sesat.jpg

Rumah Sesat

 

C.                   C.  Pengertian Arsitek

 


Seorang arsitek, adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.

Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bngunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkunagan binaan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh92LXP8oGaRTYcSV0-jDAOS5gcYfp-z0fy_9RXzbTbX-jaGTFByupiel49JYzgr5IpBTtK3Wv3s5V5BOxQQJ24H3CrQfcrPJDq3Y_i1284eeONTIhgQ3Vgsb6K5ckjavnvDJKvSWF_60Lf/s320/arsitek-01.jpg

           

Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.

"Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.

 

Kesimpulannya :

Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Di sisi lain manusia juga harus bersosialisasi dengan lingkungan, yang merupakan pendidikan awal dalam suatu interaksi sosial. Hal ini menjadikan manusia harus mempunyai ilmu pengetahuan yang berlandaskan ketuhanan. Karena dengan ilmu tersebut manusia dapat membedakan antara yang hak dengan yang bukan hak, antara kewajiban dan yang bukan kewajiban. Sehingga norma-norma dalam lingkungan berjalan dengan harmonis dan seimbang.

Setiap daerah mempunyai masing-masing bentuk, cara, dan tradisi dalam membina suatu kebudayaan agar budaya mereka tetap bertahan, arsitek pun juga berperan penting dalam membangun budaya dalam segi pembangunan daerah. Maka dari itu seorang arsitek (manusia) harus menghargai kebudayaan yang telah terjaga oleh anak bangsa agar tetap dan selalu ada untuk generasi penerus kita.

 

Sumber:

- http://ridwan202.wordpress.com

- http://id.wikipedia.org     

 

Minggu, 14 November 2010

komposisi dan elemen-elemen komposisi

A.PENGERTIAN DASAR KOMPOSISI
komposisi adalah tata susunankumpulan elemen yang teratur guna memenuhi kebutuhan dan hasrat psikologis manusia.
B.penerapan komposisi dalam desain
1.keseimbangan
2.irama dan tekanan
3.skala dan proporsi
4.kesatuan yang harmoni
C.elemen desain
1.garis dan bidang
2.tekstur dan pola
3.warna dan caya
4.bentuk dan massa
5.ruang

Teori estetika pada dasarnya dapat di bagi 3 yaitu:
1.Teori estetik formil:keindahan luar bangunan menyangkut persoalan bentuk dan warna.
2.Teori estetik ekspresionis:keindahan tidak selalu terjelma dari bentuknya tetapi dari maksud dan tujuan atau ekspresinya.
3.Teori estetik psikologis:lebih banyak mengambil dari rasa si perancang.

Senin, 01 November 2010

TUGAS UNTUK MAHASISWA BARU

BAAK

 

BAAK sendiri merupakan bagian dari apa yang di sediakan oleh universitas gunadarma.

Dalam hal ini BAAK sangatlah berguna dan dapat sangat berguna untuk mensejahterahkan mahasiswa/i yang ada di dalam kampus.

BAAK sendiri memungkinkan mahasiswa untuk belajar  mengetahui info apa saja yang sedang beredar dalam dunia perkuliahan.

Mahasiswa bisa berada di Jakarta ataupun di tempat lain untuk mengakses BAAK tanpa memikirkan tempat dan waktu untuk mengetahui info apa saja yang tersedia dalam studentsite.

Adapun layanan yang dipersembahkan oleh BAAK sebagai berikut :

1.      KALENDER AKADEMIK

Bertujuan untuk memberi pengumuman tentang jadwal – jadwal perkuliahan yang ada di dalam universitas gunadarma.

2.      JADWAL AKADEMIK

Bertujuan untuk memberi pengumuman tentang jadwal – jadwal perkuliahan yang ada di dalam universitas gunadarma, contohnya :

·         Daftar ulang

·         Jadwal pengisian KRS PTA 2010/2011, dan

·         Perkuliahan PTA 2010/2011

 

3.      NEWS

Bertujuan untuk memberi pengumuman – pengumuman perkuliahan yang ada di dalam universitas gunadarma, contohnya :

·         Pengumuman tentang smartfren/smartcard

·         Pengumuman tentang mata kuliah, dan

·         Pengumuman tentang studentsite

 

Kelebihan :

·         Info – info atau pengumuman tidak hanya didapat di kelas tetapi bisa lewat dunia maya/internet.

·         Membuat mahasiswa aktif dan mandiri, tidak hanya menunggu info pengumuman dari ketua jurusan tetapi juga dapat mencari info – info lainnya dengan sendiri.

Kekurangan :

·         Mahasiswa yang belum terbiasa dengan sistem pemograman ini, akan kebingungan dan ketinggalan pelajaran.

·         Pemakaian secara bersamaan oleh banyak mahasiswa, membuat terkadang website sulit dibuka

 

http://baak.gunadarma.ac.id/

 

referensi : http://franslytherin.blogspot.com/

Rabu, 06 Oktober 2010

funsi rumah dalam status sosial masyarakat

PENGARUH RUMAH DAN HUBUNGAN STATUS SOSIAL

Terinspirasi dari cerita anak yang sedang mengalami depresi karena kegagalan fungsi rumah. Bahasa kerennya broken home. Saya sudah berjanji untuk tidak menceritakan kisahnya kepada orang lain. Walaupun orang tuanya telah mendidiknya dengan limpahan uang *nah loh…!*, tetapi anak ini masih menjaga kehormatan nama baik orang tuanya, malu kalau sampai diketahui tmn2nya. Sungguh anak yang berbakti.

Ok lah, yang akan saya bahas adalah fungsi rumah *karena inti dari cerita anak tsb, dia tidak mendapat kebahagiaan dirumah*. Arti rumah secara sederhana adalah tempat untuk berteduh, menghindari panas matahari dan dinginnya hujan *polos mode on*.

Sekarang rumah sudah menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Dengan rael estate atau perumahan-perumahan dari type sederhana sampai elit. Bentuk bangunan juga tidak sederhana lagi, fasilitasnya juga sangat beragam sehingga rumah menjadi standar status sosial masyarakat tertentu dan menjadi kebanggaan tersendiri.

Sangat disayangkan rumah saat ini telah banyak bergeser fungsi dari tempat pendidikan informal untuk mendidik anak2nya dengan akhlak n akidah yang baik, berubah fungsi menjadi bioskop, restoran, hotel, kuburan. Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasan singkat di bawah ini : *bu guru mode on*

1. Bioskop; rumah yang dari pagi sampe malam tidak berhenti menyalakan televisi. Kebisingan suara hiburan dari pagi sampai malam mewarnai suasana rumahnya sehingga semua akan asyik dengan bioskopnya masing-masing.

2. Restoran; rumah yang hanya digunakan sebagai tempat makan. Pagi sebelum pergi, rumah telah tersedia makanan untuk sarapan. Lalu siang pulang makan lagi n malam setelah semua urusan selesai pulang kerumah untuk makan malam *kalo gak makan di luar*..
3. Hotel; rumah yang hanya bisa menyediakan tempat tidur yang empuk sebagai tempat istirahat setelah seharian penuh beraktivitas. Tidak sempat berkomunikasi antara anggota keluarga satu dengan lainnya karena masing2 sibuk dengan kegiatannya.
4. Kuburan; rumah yang sepi dan menyeramkan. Sebagian rumah juga hanya berfungsi saat malam hari ketika sudah kelelahan dan capek sepulang dari kerja dari pagi sampai malam hari. Dan yang menikmati fasilitas rumah hanya pembantu rumah tangga dan security saja.
Itu perubahan fungsi rumah yang sering terjadi skrg.
Bagaimana Anda memfungsikan rumah yang Anda tempati skrg? Atau Anda punya tipe rumah lain yang juga lagi tren saat ini?
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). (An-Nahl, 80)


PENGARUH PENDAPATAN KELUARGA DAN STATUS SOSIAL LINGKUNGAN TERHADAP BESARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN KARANGMALANG SRAGEN TAHUN 2008

Manusia yang tinggal di daerah perkotaan kebutuhan konsumsinya akan lebih beragam dari pada manusia yang tinggal di daerah pedesaan. Hal ini disebabkan perbedaan pola hidup masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor status sosial lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah: (1)Untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan pendapatan keluarga terhadap besaran konsumsi (2)Untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan status sosial lingkungan terhadap besaran konsumsi (3)Untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan pendapatan keluarga dan status sosial lingkungan terhadap besaran konsumsi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif asosiatif dengan melakukan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh penduduk kecamatan Karangmalang Sragen. Sampel sebanyak 50 keluarga, sampel diambil dengan tehnik kuota sampling. Data diperoleh dari hasil angket dan dokumentasi. Tehnik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1)Uji t menunjukkan bahwa pendapatan keluarga berpengaruh signifikan terhadap konsumsi keluarga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai probabilitas thitung untuk variabel pendapatan keluarga sebesar 0,000 (ρ < 0,05), maka Ho ditolak (2)Uji t menunjukkan bahwa status sosial lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi keluarga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai probabilitas t hitung untuk variabel status sosial lingkungan sebesar 0,011 (p < 0,05), maka Ho ditolak (3)Uji F menunjukkan bahwa pendapatan keluarga dan status sosial lingkungan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi keluarga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai probabilitas F hitung sebesar 0,000 (p < 0,05), maka Ho ditolak. Untuk variabel pendapatan keluarga SE= 67,03%, dan SR= 84,02%, sedangkan variabel status sosial lingkungan SE= 15,98%, dan SR= 12, 75%.

daftar pustaka:nuritaputranti.wordpres.com,
PRAKOSO,ADITYA BUDIMAN(2009)

ON THE JOB TRAINING MAINTENANCE JALAN

TEKNIK PERBAIKAN PERKERASAN JALAN DAN JENIS PERKERASAN JALAN 1.1    Latar Belakang Sarana infrastruktur jalan mempunyai peran yang s...